Enjoy Reading. *** Joe menghentikan pemotretannya begitu mendengar kabar dari sopir pribadi Putri bahwa istrinya itu sedang menuju ke tempatnya, tapi dalam keadaan menangis. Ada apa? Apa ada yang menyakiti Princessnya? Pasti ada sesuatu yang sangat buruk hingga Putri rela membolos kuliah, karena biasanya jangankan capek saat sakit pun dia masih ngotot masuk ke kampus. Joe berjalan mondar-mandir di ruangannya menunggu dengan tidak sabar istri tercintanya. Harusnya dia mempercayai instingnya tadi pagi dan tidak meninggalkan Putri sendiri. Ceklek. Pintu terbuka dan di sana istrinya berdiri diam, Joe langsung menutup pintu dan memeluk Putri sayang. “Ada apa?” Joe mengusap pelan rambut Putri. Seolah dikomando tangisan yang sudah Putri tahan sewaktu di mobil langsung pecah, layaknya bendu

