"Emang lo mau kalau Alaska datang ke sana sama cewek lain?” Nadine menjeda omongannya menunggu reaksi Aluna. “Ya enggak,” jawab Aluna akhirnya. Aluna tahu Alaska bukansiapa-siapanya namun entah kenapa saat ini ia tidak ingin Alaska dekat dengan wanita lain. “Nah! Ya udah bagus! Sekarang siap-siap ya, sis! Jam 7 gue jemput!” “Oke!” sahut Aluna. “Makasih ya, Nad!” ujarnya tulus. Nadine tersenyum diujung telepon. “Anytime, sis! Dandan yang cantik, ya? Jangan malu-maluin gue!” “Lo ngeraguin gue?” Nadine yang memang hanya bercanda terkekeh. “Bercanda, luv! Ya udah, gue juga mau siap- siap buat jemput lo. Bye, Lun, see you!” “Sip. See you, Nad!” jawab Aluna sembari mengakhiri panggilan telepon dan berjalan ke dalam walk in closet dua tingkat yang terhubung

