Ingin sekali Bella mengumpat pada Ivan. Bayangkan saja seharian ia menghubungi Ivan dan mengiriminya chat tapi tidak ada satupun jawaban dari pria itu. Giliran ia sengaja memasang speaker di depan Jess, Ivan menjawab panggilannya. Benar-benar mengesalkan dalam hati Bella. “Hallo.” “Papi.. Papi Ivan, di mana? Kenapa enggak datang?” Jess menanyakan keberadaan Ivan bahkan isak tangisnya langsung pecah.. “Siapa yang bilang Papi enggak datang. Ada kok, di depan nih.” Bella segera melihat ke kaca di pintu depan kamar. Ternyata benar Ivan sedang berdiri di depan sambil tersenyum dari kaca kecil di tengah pintu. Kemudian Ivan masuk ke dalam. Meletakkan tas kerjanya lalu masuk ke kamar mandi untuk mencuci tangan lebih dulu. Barulah ia menghampiri Jess, merangkul bahu gadis kecil itu dan memberi

