Bab 42. Bukan Lelaki Pilihanmu

1612 Words

Bella menatap Ivan, bagaimana laki-laki yang begitu tegas memimpin perusahaan bisa begitu lunak saat berhadapan dengan putrinya, ada rasa haru dalam hati kecilnya melihat Jess mendapatkan kehangatan seorang ayah di diri seorang Ivan. Bahkan Ivan sedikitpun tidak menyalahkan tindakannya. Bella sadar kalau perkataan ketusnya tadi pasti menyinggung perasaan Ivan, rasa bersalah juga tengah ia rasakan pada Ivan. Tidak seharusnya ia terbawa emosi dan berakibat membuat keceriaan putrinya meredup. “Jess masih boleh kan peluk Papi Ivan, Mami? Janji ngak kiss lip lagi, kiss pipi aja.“ Bella tersenyum mengangguk kecil menanggapi permintaan putrinya. “Boleh.” Jess melingkarkan kedua tanganya memeluk Ivan yang masih berlutut dihadapannya, gadis kecil itu menyandarkan dagunya manja di bahu Ivan. “I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD