Bab 22. Menuju Klub Holy-Holy

1632 Words

Hari masih gelap, bahkan harusnya semua mata masih terpejam menikmati waktu istirahatnya. Namun berbeda dengan keadaan di kamar Ivan dan Bella. Pria itu tengah berbunga-bunga ketika ucapannya disanggah sang istri diikuti dengan raut wajah khawatir. Sedangkan Bella menjadi salah tingkah seolah menyadari sikapnya barusan tengah memancing dirinya terjebak dalam jerat cinta Ivan. Ia melepaskan tangannya dari genggaman tangan Ivan. Dengan gerakan cepat, membaringkan tubuhnya lalu membelakangi Ivan. “Aku ngantuk ternyata belum pagi loh. Tidur lagi yah, besok mesti kerja kan.” Ivan menghela nafas pelan, bunga yang baru saja mekar ternyata belum boleh merekah sembpurna. Karena harapannya masih entah di ujung mana. Bella masih belum sepenuhnya cinta kepada dirinya atau mungkin belum mau mengakui

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD