Bella bangun lebih pagi untuk mengantarkan anaknya sekolah dengan supir Miranda. Ivan memutuskan untuk berangkat ke kantor sendiri hari ini. Biasanya Luis selalu mampir untuk sarapan kemudian pergi bersamanya. Luis adalah orang kepercayaan Ivan sekaligus sahabatnya sejak kuliah. “Hun.” Panggil Ivan saat masih di kamar dan Bella baru saja keluar mengganti pakaian kerja. “Hem, ada apa?” “Aku mau kasih tahu ke kamu kalau Luis, asistenku sudah tahu soal pernikahan kita. Dia bisa dipercaya kok, ngak akan bawel meskipun mulutnya suka banyak ngomong.” “Terserah kamu, asalkan kalau di luaran dia jangan manggil aku Nyonya Danayaksa.” Jawaban Bella menerbitkan tawa menyeringai Ivan kemudian mendekati Bella dan memeluknya dari belakang sambil menghirup aroma harum parfum yang dipakai istrinya.

