Mobil itu meluncur menuju venue gala dinner di kawasan elite SCBD, gedung tinggi dengan ballroom berkilau di puncaknya, milik salah satu kolega lama Lavinia dari dunia fashion dan kemanusiaan. Acara diselenggarakan oleh yayasan internasional, bertajuk "A Night for Legacy", hanya untuk undangan terbatas. Tidak ada media massa sembarangan. Hanya nama-nama dengan kekuasaan, kekayaan, atau garis keturunan. Di dalam mobil, Lavinia menatap ke luar jendela. Wajahnya nyaris tak berkedip, seperti sedang bersiap menjadi versi paling sempurna dari dirinya. Di sampingnya, Seth duduk dalam diam. Ia telah mengganti jasnya menjadi tuxedo hitam klasik. Rapi. Tegas. Tidak mencuri sorotan, tapi cukup menciptakan kehadiran. Sesaat sebelum turun dari mobil, Lavinia berkata, "Jangan berbicara jika tak kumi

