Kebohongan Yang Terungkap

1234 Words

“Ngapain kamu di sini?” Aurora bangun dari posisi berbaringnya dan langsung mengernyitkan wajahnya ketika merasakan sakit di kepalanya. “Wow, santai dong. Aku cuma mau menjenguk teman lamaku yang sedang sakit,” Riska tersenyum sinis, menyadari kalau kedatangannya membuat Aurora merasa tidak nyaman. “Kamu pasti heran kenapa aku bisa berada di sini, kan?” tanya perempuan itu sambil melangkah mendekati ranjang yang ditempati oleh Aurora. Dia menarik salah satu kursi yang terletak di sebelah ranjang, lalu mendudukinya dengan meletakkan salah satu kaki di atas kaki lainnya. “Aku nggak peduli kenapa kamu bisa berada di sini,” balas Aurora ketus. Pandangannya terarah pada pintu kamar yang tertutup rapat. Tidak ingin membalas tatapan Riska yang terus menatapnya dengan senyum miring di wajah cant

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD