Suara pintu yang terbuka lalu ditutup kembali membangunkan Aurora dari tidurnya yang tak nyenyak. Tadi dia sudah sempat bangun, namun karena tak mendapati satu orangpun selain dirinya di kamar tersebut, Aurora pun memutuskan untuk kembali tidur. Sebelum itu, dia menyempatkan diri membuka ponselnya untuk menyampaikan kabar kelahiran buah hatinya pada Reyhan melalui w******p. Dia mengirimkan sebuah foto bayi mungilnya yang tadi difotokan oleh Dirga sebelum perawat membawanya ke ruang NICU. Tak lupa dia mencantumkan nama rumah sakit beserta nomor kamar rawatnya. Tanpa peduli apakah Reyhan akan membalasnya atau tidak. Dari Gina dia tahu, kalau sejak semalam lelaki itu sulit untuk dihubungin. Jadi dia tak berharap apa-apa, sekalipun kehadirannya. Rupanya Dirga yang baru saja masuk. Lelaki itu

