BAB 28

1034 Words

Sementara ditempat lain, Rini nampak mabuk dengan botol-botol bir berserakkan di mejanya. "Hiro.. Hiro.. kenapa kamu pergi hikss...hiksss," rancau Rini yang masih belum melupakan cinta pertamanya meski waktu telah berlalu, kejadian belasan tahun yang lalu "Ini semua gara-gara Dika. Dika sialan" kembali Rini mendendam. mengingat itu Rini langsung menelpon Reno menanyakan kelanjutan pencarian Nesa. "Halo Ren.. gimana Nesa udah ketemu.. hehehe" ia sesekali tertawa karena pengaruh alkohol. "Kamu mabuk lagi?" tanya Reno. Ia memang sudah tak mencintai Rini, tapi ia tak begitu senang kalau Rini selalu saja mabuk. "Ngapain ngurusin aku, cepat katakan gimana Nesa" tolak Rini "aku belum bisa menemuinya" sahut Reno yang jadi malas bicara dengan Rini, ia juga tak berniat mencari Nesa cepat. bagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD