Empat Puluh

1156 Words

        Tita yang baru sampai klinik dikejjutkan dengan seorang Ibu yang tiba-tiba menghampirinya.         “Mbak, tolongin anak saya!!” ucap Ibu itu menarik tangan Tita.         Tita yang kebingungan hanya menuruti si Ibu. Ia terkejut melihat seorang anak laki-laki yang terdampar lemas di kursi dengan memegang dadanya. Terlihat anak itu susah bernapas.         “Anak saya asmanya kambuh Mbak!”         Tita memekik terkejut. Ia melihat sekitar, klinik masih tutup itu berarti Rita belum sampai. Ia juga melirik garasi rumah Adit yang kosong. Apakah dokter sedang tidak ada di rumah?         “Gimana nih Mbak? Tolongin anak saya!! Saya udah pencer bel rumah dokter Adit, enggak ada yang jawab atau buka pintu!!”         “Ta-tapi saya bukan..”         “Tolongin anak saya!!”         Tita mene

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD