Enam Puluh Lima ( End )

624 Words

Dia yang kini mendekapku, tidak pernah terbayangkan kehadirannya sebelumnya. Aku mengenalnya hanya sekedar kenal, tidak ada kedekatan lebih diantara kita berdua. Kedekatan kita berawal dari kesalahan, kesalahan yang tidak seharusnya terjadi. Menyesal? Awalnya. Namun, jika tahu bahagia seperti ini yang akhirnya aku dapat. Rasanya penyesalan itu tidak ada artinya. Rasanya hangat, nyaman, dan menenangkan. Debar jantung dan tubuh yang aku dekap ini hanya untukku, milikku seorang. Tidak boleh ada yang menikmati selain diriku. Suamiku, terima kasih. Terima kasih untuk perjuanganmu meyakinkanku jika cintamu untukku nyata. Terima kasih telah memilih terus berada di sisiku. Menerimaku dengan segala kekuranganku. Aku tidak tahu apa yang bisa dibanggakan dariku. Tapi aku tahu, siapa yang bisa a

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD