Hari sabtu Mil terasa lebih menyenangkan saat ini. Istri Leon itu bisa bermain bersama Leo seharian. Jadi yang dilakukannya setelah bangun tidur adalah langsung bertandang ke rumah tentangga sebelah. Bahkan mengabaikan panggilan suaminya yang meminta dibuatkan sarapan. Mil langsung nyelonong begitu saja keluar rumah setelah itu memencet bel tetangga. Kemudian tidak lama keluarlah sang pemilik apartemen yang tak lain adalah Emir—suami Naila. "Eh, Mas Emir. Maaf ya ganggu pagi-pagi." Mil tersenyum kecil kemudian melongokkan kepalanya ke dalam. "Nai sama Leo udah bangun?" tanyanya. "Belum." Jawaban datar dari Emir membuat Mil menekuk wajahnya. Perempuan itu kemudian mencoba tersenyum seceria mungkin menyembunyikan rasa kesalnya pada laki-laki di depannya ini. "Oh, oke. Kalau gitu Mil pamit

