Penantian Dan Takdir

2203 Words

“Apa semua baik-baik saja?” Tanya seorang wanita dengan bahasa Inggris dalam panggilannya dengan seorang pria yang sedang berdiri di balkon hotel . Pria tampan yang rahang nya di tumbuhi bulu-bulu halus itu tersenyum memandangi suasana kota yang sudah lama tak ia kunjungi. Sebuah kota yang mengingatkan pada masa kecilnya yang suram hingga menjadikannya seorang yang kuat dengan semua cobaan hidup. “Ya, sesuai skenario. Aku akan menjalankan perintahmu sebaik mungkin. Setelah kau berhasil mendapatkan dia, aku akan menetap di Chili. Aku ingin hidup tenang disana.” Ia menjawab panggilan, tersenyum lebar merasakan angin dingin menyelimuti tubuh hingga memaksanya merapatkan jaket kulit yang ia kenakan.  Wanita itu tertawa dengan suara renyah, suara tawa yang khas. “Chili? Cerro San Cristobal? A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD