36.1

1326 Words

Terkadang, menjauh untuk sementara waktu menjadi pilihan bijak saat hati dan pikiran tak bisa berkompromi.  Meski mungkin, akan ada banyak pertanyaan yang muncul di saat seseorang memutuskan untuk menjaga jarak secara mendadak.  Seperti Nina yang lagi-lagi memilih untuk tidak mengangkat panggilan dari Airin, yang sudah berdering berkali kali.  "Siapa?"  Ryan yang baru saja tiba setelah pergi untuk membeli minuman, bertanya begitu memergoki Nina me-reject panggilan pada teleponnya.  "Ah, bukan siapa-siapa."  Gadis itu segera mematikan daya ponsel, lalu menyimpannya dalam tas.  "Padahal, aku nggak apa-apa, loh, kalau kamu mau angkat telepon. Siapa tahu penting."  "Enggak, kok, Yan. Santai aja. Aku bukan siapa-siapa, jadi nggak mungkin ada orang  penting yang ngehubungi aku."  "Ini."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD