Sebagian perempuan memang wanita lemah. Namun, mereka tidak akan menunjukkan kelemahannya kepada siapapun, bahkan kepada dirinya sendiri -Pipit Chie ~ Jika dulu Alfath menyiapkan keperluannya saat misi seorang diri, kini dia hanya menganggukkan kepalanya saat Kai ingin menemaninya membeli beberapa keperluannya. Tiga bulan berlalu dengan cepat, minggu depan Alfath akan berangkat ke Kongo. Kai masih seperti biasa. Belum bisa membuka tutup botol dan masih menyukai permen yupi yang menurut Alfath rasanya tidak enak. “Beli Yupi lagi?” tanya Alfath saat Kai mengambil beberapa bungkus Yupi. Kai mengangguk riang. “Iya, yang di mobil mas udah habis” jawab Kai kemudian melangkah menuju rak tempat peralatan mandi di pajang. Alfath mengambil beberapa keperluannya sedangkan Kai hanya mengamati A

