Aqilla terus mengurungkan diri di kamar. Ia benar-benar kecewa, bahkan sampai mogok makan. Saat orang tua Gilang pergi, Gilang datang ke rumahnya untuk bertemu Aqilla. Namun, Aqilla tidak mau keluar dari kamar. Sementara orang tua Aqilla terus membujuknya keluar. "Aqilla, buka pintunya, Nak. Ada Gilang di bawah," seru mamanya. "Ma, bilangin sama Kak Gilang. Pergi sana! Jangan pernah ketemu Aqilla lagi!" teriak Aqilla di dalam kamarnya. "Sayang, Kak Gilang ingin bicara sebentar sama kamu," "Qilla gak mau! Udahlah, Ma. Suruh saja dia pergi!" Mama Aqilla pun menuruni anak tangga untuk bertemu Gilang yang berada di ruang tamu bersama papa Aqilla. "Bagaimana, Tante? Aqilla mau bertemu saya?" tanya Gilang. "Maaf, Nak Gilang. Aqilla tidak mau bertemu. Mungkin Aqilla butuh waktu," jawab Mama

