Sun Flower

1313 Words

Mungkin Zayn benar, bahwa dirinya sangat munafik. Sedetik setelah bibir mereka bertemu, Zara merasa seolah tubuhnya dialiri arus listrik, menggelitik setiap inci syarafnya dan membuatnya tidak berdaya untuk melawan. Zayn mencengkram bahunya dan menyudutkannya di dinding, mencium bibirnya tanpa gerakan. Hal yang justru membuat Zara diam membeku. Sampai kemudian Zayn menjauh dan menatap matanya tajam. Zara menelan kesiapnya lalu membuka mulut. “Aku-” Zayn mengecup bibir Zara lagi, dan kali ini, pria itu melumatnya dengan kasar. Dan rasa terkejut Zara tidak sebanding dengan sebelumnya. Dia mengerang dan memberontak meminta dilepaskan. Namun Zayn semakin menekan tubuhnya dan menahan kedua tangan Zara di belakang. “Mhhh!!!” ronta Zara mencoba melepaskan tautan bibir mereka. Tidak pernah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD