Epilog

814 Words

8 Januari 2017 Ellary Kau mati, aku mati.. Pada hari ketika Mike dieksekusi, El duduk di atas kursi roda dan menatap ke arah dinding kosong ruangan yang ditempatnya di rumah sakit jiwa. Mulutnya kering dan kedua matanya yang kelelahan kini tampak berair. El lupa kapan terakhir kali ia makan dengan layak. Sepanjang hari yang berlalu di dalam ruangan itu, dihabiskannya untuk duduk dan menatap keluar jendela. Samar-samar El mengingat suasana di rumahnya, saat cahaya matahari pagi menyentuh rumput hijau di pekarangannya. El merindukan gemerisik dedaunan saat angin bergerak lembut melewati pohon oak yang berdiri di belakang rumahnya. Ia merindukan udara sejuk di dekat kolam rumahnya. Sejak dulu El suka berjalan menuju danau di dekat rumah. Tempat itu hening, perairannya juga tenang. Di wak

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD