Bab 44

1745 Words

18 April 2016 Ethan Malam terasa lebih dingin di sana. Ethan sedang berdiri di halaman belakang rumah sembari mengamati bayangan gelap lampu taman yang memantul di balik dahan pohon oak besar. Di belakangnya ada pagar yang membatasi jalan setapak. Ketika mendekat untuk mencari jalan menuju kesana, Ethan mendapati pintu sudah digembok erat. Kalau Ethan bersikeras untuk melihat apa yang ada di balik pagar, ia harus memanjat pagar setinggi dua meter itu. Saat itu masih pukul sembilan. Lampu-lampu di sudut pekarangan sudah dinyalakan. Cahaya keemasannya yang redup membanjiri rumput hijau setinggi mata kaki di bawahnya. Sementara itu angin yang berembus kencang menyelip di antara sela-sela dedaunan hingga menciptakan suara gemerisik pelan yang beradu dengan suara jangkrik. Perawat Nathan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD