Part 19

1233 Words

Selamat membaca. Bu Rasti tampak tengah merayu cucu lelakinya untuk makan malam. Namun, Angkasa bergeming. Ia mengunci mulutnya rapat. Tidak bicara, tidak makan bahkan ia tidak mau minum. Anton sedang keluar membelikan es krim untuk Angkasa, sebagai sogokan, jika Angkasa mau makan. Maka, boleh menikmati es krim Baskin Robbin. Namun anak lelaki berusia delapan tahun itu tetap tidak mau membuka mulutnya. Ia hanya asik menggambar dengan tab yang ia bawa. "Nanti cucu nenek masuk angin kalau tidak makan, makan ya Nak, ga papa sedikit saja," rayu Bu Rasti pada cucunya. Angkasa menoleh kepada neneknya, lalu menggeleng lemah. Bu Rasti menyerah, ia meletakkan piring berisi lauk bakso yang dibuat olehnya dan Parmi tadi siang, di atas meja. Angkasa melirik ke arah piring tersebut, harusnya ia san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD