Part 49

1066 Words

Terimakasih untuk selalu setia dengan Parmi? Maaf jadwal update terlambat???? Jangan lupa follow akun saya ya **** "Iya, tidak apa-apa." "Ayo, sini! Ajarin sulapnya." Anton mendelik kaget. Dengan malu-malu ia berjalan, menuntun tangan Parmi dan membawanya ke atas ranjang. Wajah Parmi juga memerah, sungguh saat ini ia merasa sangat malu. "Saya yang bukain aja kancingnya, biar Ibu ga capek," ujar Anton dengan suara bergetar. Parmi hanya mengangguk. Anton melancarkan aksinyaa membuka satu persatu kancing baju daster Parmi. Susah payah ia menelan salivanya. Sungguh pemandangan yang sangat menggoda imannya. "Jangan cuma diliatin, Mas. Kapan ngajarinnya?" tegur Parmi dengan wajah menunduk. "Eh, iya sayang. Begini caranya." Anton meletakkan telapak tangannya di d**a Parmi. "Bagaimana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD