"ARFEN!!" "FEN BERHENTI PLEASE AKU MAU JELASIN!" "ARFEN JANGAN EGOIS!!!" Bahu Bela naik turun kelelahan. Gadis itu berhenti mengejar Arfen yang terus meninggalkannya. Bela menatap Arfen yang terus berlari menjauh hingga langkah cowok itu melambat dan Arfen akhirnya berhenti. Tidak mau menyiakan kesempatan Bela langsung menyusulnya dan berdiri tepat di belakang cowok itu. "Aku mau jelasin semuanya sama kamu," ujar Bela berharap Arfen akan berbalik badan dan menatapnya. "Cepet gue nggak punya banyak waktu!" ketus Arfen. Bela menarik kedua sudut bibirnya ke atas membuat senyuman indah di wajahnya. Gadis itu mendekat dan berdiri di hadapan Arfen menatapnya lekat. "Aku udah batalin perjodohan dengan Kenzie," ujar Bela dengan semangat. Berbeda dengan ekspresi Arfen. Cowok itu malah terse

