Bab. 39 Bulan Merindu

1821 Words

Rindu, itu lah yang sedang Devan rasakan sekarang. Ia ingin waktu cepat berlalu agar bisa pergi ke Bogor untuk bertemu dengan Keyza. Entah mengapa bayangan gadis itu selalu mengusik pikirannya ketika sedang fokus bekerja. Padahal dia selalu berkomunikasi melalui ponsel, tetapi itu tidak bisa membayar semua rasa kangennya. Apalagi Keyza selalu menolak untuk melakukan video call, sungguh rasa itu kian menyisaknya. Devan menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil menatap ke luar jendela. Di mana matahari mulai menyingsing ke ufuk barat. "Dev, bagaimana kalau kita mengadakan party !" saran Steve yang tiba-tiba masuk ke ruang kerja Devan. Devan tidak menjawab ia masih terbuai dalam lamunannya. Steve tampak menggeleng melihat sikap Devan yang aneh belakangan ini. Kemudian ia memberi sind

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD