"Dia ingin mengendalikanmu, kalau kamu datang…." tambah Leonardo, matanya tak lepas dari Isabella. "Benar. Dan dia tahu cara melakukannya. Kalau aku datang artinya dia berhasil…" Leonardo menghela napas, lalu menarik Isabella ke dalam pelukan. Tubuhnya masih hangat dari air, "Jangan buat dia berhasil, kamu bisa lakukan," bisiknya. Isabella menatap Leonardo, mencari kekuatan di matanya yang selalu memberinya keteguhan. "Aku tidak ingin ada lagi yang terluka karena aku." "Kamu tidak sendirian, Belle. Aku akan membantumu." Isabella memejamkan mata, mencerna kata-kata itu. Dia tahu Leonardo tidak akan membiarkannya menghadapi Matteo seorang diri. Tapi pertanyaannya adalah—bagaimana? Di ruang kerja Leonardo, Isabella duduk di depan laptop, mencoba melacak segala informasi tentang kebakara

