Hampir putus asa, Wu JieLei terus mencari kelemahan pelindung ajaib itu, dan sekarang ia mendapatkan nya, ternyata bila pelindung itu dititik tertentu secara terus menerus akan ada lubang yang cukup dilewati satu rombongan. Maka dari itu Wu JieLei menyuruh para kesatria dan penyihir nya menyerang di satu titik ini. Dan berhasil. "Hek" Xiao Linlin tersentak terkejut. "Mereka berhasil membobol perisai pelindung itu," gumamnya. Iapun menelfon anak buahnya yang dibenteng siap-siap menyerang mereka dengan anak panah. Xiao Linlin teleport ke atas benteng. Memantau pergerakan musuh di luar benteng. "Dia cepat juga mendapatkan kelemahan perisaiku ini, dulu..ia tak bisa membobolnya bahkan mengores sedikitpun tidak."(merujuk ke jadian dihutan mati) Tapi ia juga bisa membobol perisainya ketika d

