Chapter 45.

1061 Words

Sekejap perasaan nya berubah menjadi tak enak . Detak jantung yang sudah normal , kembali berdetak dengan cepat nya .  "Gini saya mau nanya , kenapa Ibu Tatik selalu minta uang BOP ke saya ?"  "oh kalau itu Fisya yang minta om . Sesuai permintaan Pak Fero ." "Kenapa banyak sekali ? Kemarin itu saya sudah kasih tujuh juta . Dan sekarang Ibu Tatik datang dengan membawa permintaan lagi sejumlah empat juta lebih . Gimana maksudnya ? Saya selalu dituntut untuk menyiapkan BOP tapi sampai saat ini saya tidak tau pasti total pendapat yang seharus nya saya terima . Dan lagi saya tidak menerima sepeser pun dari pendapatan itu ." ujar nya dengan keras , tak ada lagi suara lembut di sebrang sana . Yang ada hanyalah suara yang dipenuhi dengan kemarahan .  Lagi , Afisya menelan saliva nya karena gug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD