Kamar 47

1763 Words

Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Shelina keluar dari kamar mandi. Dengan setelan piyama lengan panjang. Rambutnya ia gulung menggunakan sebuah handuk kecil. Shelina menggeleng pelan melihat Yudi tertidur di atas kasur. Dengan pakaian yang sangat lengkap, sampai sepatupun masih ia gunakan. Kakinya menggantung, dan tangannya ia jadikan bantal. Shelina memperbaiki posisi tidur Yudi ,agar nanti saat bangun ia tidak merasakan sakit di badannya. Selesai memperbaiki posisi Yudi, Shelina ikut berbaring di samping Yudi dengan bantal guling pembatas mereka. Tidur Shelina terganggu saat lengan kekar memeluk pinggang nya. Mata Shelina mengerjap beberapa kali untuk menghilangkan rasa mengantuk yang masih menguasai matanya. “Mas, sesak.” Shelina menggeser lengan Yudi. “Mmhhh, mau kemana saya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD