Bab 13

1312 Words

Situasi pun berubah, disaat poncel Arman berderinga. Arman pun segera mengeluarkan benda pipih itu dari kantong celananya. Diusapnya layar untuk mengetahui siapa yang menghubunginya. Setelah tahu kalau papanya menghubunginya, Arman pun menggeser warna hijau untuk menyambungkan panggilan Video dari Hamran. “ Assalammualaikum, pa,” sapa Arman pada laki – laki yang ada diseberang sana. “ Waalaikum Sallam Man, kamu lagi dimana? Bagaimana hari pertama kamu di pabrik?” tanya Hamran “ Aku lagi di Rumah Sakit pa,” jawab Arman yang mampu mebuat Hamran pun terkejut. “ Kamu sakit, nak?” tanya oma Rahma yang ternyata sedang bersama papanya. “ Bukan oma, aku baik – baik saja, oma bisa lihat sendiri kalau aku tidak apa - apa” jawab Arman. “ Kalau bukan kamu yang sakit, terus kenapa kamu ada di Ru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD