Bab 15

1346 Words

“ Tuben kamu ngajak aku ketemuan di hotel bukan di apartement kamu?” tanya Marisa sambil melangkah masuk dan duduk diatas Kasur. “ Kamu cantik baget malam mini, jadi gemes dengan bibirnya,” ucap laki – laki itu sambil mencium bibir Marisa dengan lembut. Laki – laki itu terlihat begitu akrab dan bahkan sepertinya sudah lama menjalin hubungan dengan Marisa. Karena sikapnya sudah tidak canggung lagi pada saat mencium bibir Marisa. “ Kenapa berheti,” protes Marisa Ketika sadar kalau laki – laki itu melepas bibirnya dari bibir Marisa. Seketika Marisa pun menarik tengkuk laki – laki, dan tampa babibu lagi, Marisa pun langsung mendaratkan bibirnya di bibir laki – laki itu dengan begitu bernafsu. Marisa benar – benar hilang kendali, gairah nya sudah mulai memuncak. Begitu juga laki – laki itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD