Tiga puluh

578 Words

"ABANG JEJE MAAAH. BUNDAAAAAA ABANG JEJE NIH IIIHHH MANA SIH YECE MALES AH SAMA ABANG. AYAAAAH ABANG NIIIH" Musa yang baru masuk kedalam rumah dinas tersentak kaget saat Yasmin-Anak kedua mereka yang kerap di panggil Yece- memeluknya erat. "Kenapa Dek?" Tanya Musa turun untuk berjongkok demi mensejajarkan tingginya dengan Yasmin "Abang tuuuh. Sisir pink Yece masa di ilangiiin. Itukan oleh oleh pas Ayah pulang tugas dari sulawesi!" Kesal Yasmin dengan mengerucutkan bibir Musa terkekeh pelan. Jika dulu ia yang suka merecoki Zasya dengam sisir biru kesayangannya. Kini, kedua anaknya malah menuruni tingkah laku Musa dengan sang Kakak. "Assalamualailkum ehh? Adek? Kenapa itu bibir monyong monyong gitu?" Tanya Syafa yang baru saja pulang dari warung Yasmin yang melihat Bundanya langsung me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD