Dua empat

1413 Words

Syafa memegang ponselnya, menimbang nimbang akan menelfon atau tidak. Mata Syafa berdalih ke jam dinding di dapurnya rumah dinas ini. Pukul 11.20 WIB Dan bertanda bahwa sebentar lagi Musa akan pulang dari kantor untuk makan siang, dan sialnya lagi saat sedang asik asiknya memasak gas nya habis! Musa pernah bilang, kalau Gas habis Syafa bisa ke koperasi menggunakan mobil mereka -Hadiah dari kedua orang tua mereka-. Tak masalah sebetulnya, yang masalah adalah sudah dua bulan Syafa di asrama dan Syafa belum tahu titik koordinat Koperasi itu dimana. Salahkan Syafa yang ansos, tak apa Syafa rela. Tapi, sekarang Syafa betul betu bingung. Sambalnya si memang sudah jadi, tapi sayurnya? Ayolaah berfikir cepat Syafa sebelum sayurnya gemuk! Tok Tok Tok "Permisi, ibu. Permisi" Syafa menghela n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD