Klik Suara pintu terkunci, Bibirnya bersenandung riang lalu Windi berbalik badan dan langsung terkejut melihat kehadiran Yuda yang tiba-tiba ada di belakangnya. "Lo?!" Serunya kencang. "Kenapa? Kaget liat kegantengan gue?" "Idih!" Windi terdiam melihat penampilan Yuda, jaket jeans dan tas di bahu kanan tidak lupa juga jam tangan hitam. "Terpesona heh?" Windi berdecak dan berdecih, "gantengan Azzam" "He!" "Lo mau jemput gue?" "Nggak jadi." Jawabnya ketus dan berjalan menuju motornya. "Kok nggak jadi? Kan lo udah di rumah gue" heran Windi sembari mengikuti langkah Yuda. "Lo ngucapin nama yang nggak pantes diucap" jawab Yuda menatap Windi kesal. "Ha? Azzam?" Mata Yuda kembali menatapnya tajam, "kenapa? Lo cemburu?" Tanya Windi. "Iya." Mata Windi mengerjap mendengarnya, "lo ben

