Chapter 25

2521 Words

Windi bergerak tidak nyaman, Windi melirik Layla yang masih tertidur lelap. Dengan tidak berperasaan Windi melemparkan bantal ke arah wajahnya. "La bangun" ujarnya. Layla terkejut membuka matanya dengan berat, "masih pagi Win" ucapnya merubah posisi dan mengabaikan Windi yang sudah kebelet buang air kecil sedari tadi. "La bangun!" rengek Windi menggoyangkan tubuh Layla cepat. "Iya terserah lo mau ngapain aja" "La banguuun!" Layla berdecak dan duduk dengan kesal, menatap Windi yang sudah menunjukan cengirannya. "Apa sih lo?! Gue masih ngantuk!" "Udah siang pe'a!" Layla memeriksa jam yang tertera di ponselnya, "masih jam tujuh Win, mereka juga masih tidur kali. Udah ah lo gangguin gue aja" ucapnya kembali merebahkan tubuhnya. "Ih jangan tidur lagi" Windi kembali menarik Layla. La

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD