Pentas seni akhirnya dimulai. Semua pengisi acara bersiap, untuk tampil di hadapan semua siswa dan para guru. Bahkan alumni juga banyak yang datang, termasuk Shera. Shera sedang memerhatikan sekelilingnya, mencari Stella. "Mana sih Stella?" Saat Shera berhasil menemukan stella yang sedang meminum jus dari bazar, ia langsung melambaikan tangan dengan heboh. "Stell, Stell! Kakak lo di sini!" Stella menutupi wajahnya, dan pura-pura tidak lihat. Lalu ia semakin gemas, karena kakaknya malah menghampirinya dengan berlari. "Hayo! Pura-pura nggak liat, ya? Dasar adik yang jahat." Shera mendengus kesal. "Ngapain sih dateng?" "Kenapa? Kakak 'kan alumni, jadi bebas, lah." "Yaudah, sana. Jaga jarak l

