Keadaan Ryan malam ini sudah membaik dibandingkan terakhir kalinya bertemu Riska subuh tadi. Tiga hari menjelang pergantian tahun ia harus dalam keadaan sehat dan kuat. Terutama kuat menghadapi Jane yang kini duduk di sofa sampingnya—membicarakan sesuatu serius. Namun, sepertinya Jane tidak kuat melewati malam ini setelah mendengar ucapan Ryan. "Apa? Bulan besok?!" Kedua mata Jane membulat dan tidak menyangka dengan pendengarannya. Sebuah kabar yang membuat tidak berhasrat lagi untuk menghabiskan potongan pizza yang kedua. Perutnya mendadak kenyang dan menjadi mual setelah mendengar ucapan Ryan yang dinilai terlalu mendadak. “Apa kamu sudah memikirkan masalah ini matang-matang? Bukankah kamu terlalu cepat ambil kesimpulan menikahi wanita sombong itu?” Lalu Jane bangkit, matanya memicing c

