Part 17

1445 Words

Cassie membuka hadiah dari Danies. Ia sebenarnya lelah dan tidak enak hati. Apalagi keuangan Danies sedang sulit. Ia pun memutuskan untuk menghubungi Danies. Setelah beberapa detik ... akhirnya panggilannya tersambung juga. "Halo!" ujar Cassie menyapa. "Hai. Apa kau sudah menerima hadiahmu? Apa kau menyukainya?" tanya Danies terbata-bata. Sejak pertemuan itu, ini adalah kali pertamanya Cassie menelponnya. "Aku menyukainya, tapi aku lebih suka kalau ini adalah hadiah terakhir darimu. Bukankah aku sudah mengatakan pergi dari kehidupanku selamanya?" pinta Cassie dengan nada kesal. "Tapi lewat barang-barang yang aku beri, aku bisa berada dekat denganmu," kata Danies. "Tapi ini tidak baik. Lagi pula apa kau memikirkan keuanganmu? Kau sebaiknya fokus pada perusahaanmu. Kalau aku tidak lupa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD