33

1874 Words

"Ndra, sini kek. Ikut main!" Sudah berulang kali Dara mengajak Andra yang sedari tadi duduk diam―di kursi dekat jendela―untuk bermain barbie bersama dia dan Alifia. "Kalian aja main," sungut Andra malas-malasan. Andra lebih suka memerhatikan mereka berdua, dibanding ikut main bersama. Dua ujung bibir Andra terangkat tanpa sadar, tersenyum. Terlebih ketika setelah sekian lama akhirnya ia melihat Alifia tertawa geli bersama Dara. Mendengar lelucon-lelucon Dara. Lucu juga melihat sisi lain Dara yang ternyata bisa nyambung bermain dengan anak kecil. "Ah, gak asik!" nyinyir Dara seraya mengerucutkan bibirnya. "Tau, nih, Mas Andra gak asik." Alifia ikut menyahut sembari menyisir rapi rambut-rambut barbie barunya. "Yaudahlah, kita main berdua aja, Fi. Nih, Kak Ara punya tebakan," "Apa?" Al

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD