Luka yg membekas akan selama nya membekas sampai kita mati dan itu terjadi pada diriku. Felicia menempelkan bibir mungil nya di wajah tampan malven. "Papa menyayangimu sayang jaga dirimu dan mamamu, selama tinggal putri kecil papa,"batin malven tersenyum miris. *** Elina melangkah pelan dirinya takut menimbulkan suara bisa bahaya jika malven mengetahui jika dirinya akan pergi, tidak. Elina tidak bisa melihat kesedihan pria itu tidak akan bisa. "Maafkan aku malven hiks...hiks Maafkan aku,"lirih elina menarik koper besar miliknya dan juga tas besar yg sudah berada di pundaknya. Begitupun bayi felicia sudah dalam gendongan elina. "Maafkan mama sayang, karna mama harus memisahkan kalian berdua sesungguhnya mama terpaksa melakukannya. Karna....karna ayah dari papa malven menolak kita saya

