Pergi!

1041 Words

Kecemasan dan rasa bersalah terus menghantui Erick. Entah mengapa hatinya terus saja gelisah, apa yang akan terjadi? Bagaimana pun Valeria adalah istri sahnya yang sangat ia cintai. Membiarkan Valeria sendiri dalam kondisi psikisnya yang belum stabil semakin membuat Erick kebingungan. Apalagi istrinya itu baru saja tak sadarkan diri. Di mana ia harus menemukan Valeria? Begitu banyak rumah sakit. Lelaki itu memijat keningnya berkali-kali seraya menghubungi seluruh anggota keluarganya. Berharap segera mengetahui keberadaan Valeria. Namun, panggilan pertama tidak ada yang menjawab. Setelah tiga kali ia menekan nomor telepon yang berbeda, akhirnya seseorang mengangkat telepon itu. Tanpa menunggu basa-basi, Erick segera membuka pembicaraan. "Hallo, kenapa lama sekali baru mengangkat telepon?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD