Strawberry 50

1284 Words

Clara tidak menjawab tapi pandangannya tidak lepas dari mata cokelat Sebastian. Bibirnya terasa kelu untuk mengatakan sesuatu. Sebastian tidak bisa mengartikan pandangan yang diberikan Clara padanya. Ia tidak tahu apakah gadis itu memang membencinya atau tidak. Pelan-pelan, Clara memejamkan matanya. Pikiran Sebastian mendadak kosong dan ia tidak menyadari apa yang dilakukannya. Tubuhnya bergerak otomatis mendekati wajah Clara perlahan. Dikecupnya lembut bibir Clara tanpa adanya penolakan dari gadis itu sama sekali. Debaran jantung mereka hampir seirama. Clara enggan mengakui kalau tindakan Sebastian saat ini adalah benar dan sudah seharusnya terjadi. Ia merasa selama ini semuanya terasa salah jika Sebastian tidak berada di dekatnya dan bahkan berada di sisi wanita lain. Ia tidak tahu ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD