59

1194 Words

“Bang Sat! ayo makan!” teriak Arin setelah menyelesaikan masakan yang dia buat. Kali ini Arin sudah membuat makan siang ala-ala Korea seperti hobinya menggilai pria tampan dan drama-drama dari negri gingseng sana. Jika jajan diluar lidahnya cocok dengan makanan tersebut, maka kali ini Arin membuatkan sendiri untuk Satria. Arin yakin, makanan yang dibuat dengan penuh cinta pasti rasanya enak. Seperti kemajuan memasak Satria dulu, awalnya dia bahkan tak bisa memasak nasi goreng tetapi seiring berjalannya waktu nasi goreng miliknya jadi tak tergantikan! Beberapa kali Arin melihat nasi gulung yang dilapisi rumput laut, dia tinggal memotongnya saja dan menyajikannya di piring. Pasti rasanya lezat! Pikir Arin seraya mengangguk-angguk. Lama menunggu kedatangan Satria, Arin kembali meneriaki su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD