episode 49

1039 Words

"Van, kau tidak takut dengan hukuman Tuhan? "tanya Hernandez. "Tuhan sudah menghukumku, Tuhan sudah menghukumku, Hernandez, "jawab Ivan mendadak sendu. Pria itu dibuat kebingungan dengan sikap bossnya yang berubah mellow. "Hukuman apa memangnya? Apa yang terjadi dengan mu? "tanya Hernandez penasaran. "Lupakan saja, kalau sudah selesai kau boleh pergi," tukas Ivan mengalihkan pembicaraan, dia tak ingin semua orang tau tentang kelemahannya. Hernandez hanya mendengus, dia sudah sangat hafal tabiat bossnya itu, meski dalam hati masih penasaran, tapi ia lebih baik memilih untuk meninggalkan ruang kerja bossnya. Mizuruky Ivan menatap hampa kedepan, ia menyentuh pelan kepalanya,"Hukuman dengan penyakit menyebalkan ini, "batinnya. ****** Merik dan Kauri keluar dari rumah sakit sambil bergand

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD