94. Bandara

1667 Words

Mendengar ucapan itu Ranti pun seketika terkejut dan merasa bingung berbarengan, Tuan Fantony yang melihat Ranti terkejut pun segera berkata "Kau, harus membuat putra ku tersadarkan dari kebodohannya selama ini.. itu adalah tugas mu sekarang, Suster Ranti." Ucap Tuan Fantony dengan tegas dan wajah seriusnya itu. Ranti terdiam perkataan Tuan Fantony sang Ayah Erik di hadapannya ini benar-benar membuat Ranti bingung dan tak tau harus bereaksi seperti apa. "Kau menyukai anak ku bukan?" Ucap Tuan Fantony dengan tegas dan wajah seriusnya menatap lekat ke arah Ranti. Ranti yang tiba-tiba di tanya tentang hal itu pun seketika kedua pipinya merona merah dan tampa Ranti jawab pun Tuan Fantony sudah tau apa jawabannya. "Bantu saya membuatnya sadar dari cinta ambisinya itu! Jika kau bersedia, mak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD