Part 12

1201 Words

Suatu Kebetulan Yang Menguntungkanku Sekitar setengah jam kemudian, Delia membelokkan mobil ke sebuah rumah tua besar dengan halaman depan yang amat luas. "Yuk, Rur. Jangan lupa bawa turun juga sertifikatnya," ucap Delia sambil membuka mobil. Aku pun membawa stopmap yang dari tadi sudah kusiapkan, dan mengekori Delia. Seorang wanita beretnis tionghoa membuakakan kami pintu dan tersenyum ramah. "Wah, Delia ayo masuk. Lama sekali kamu nggak main ke sini. Ada apa nih?" ucap wanita yang di panggil Cik Yen oleh Delia itu. "Gini, Cik. Temanku ini mau menggadaikan rumah dan tanahnya, dia butuh duit saat ini juga, bisakaan?" Delia langsung to the point, karena dia tahu hari ini jadwal.kami amat padat, hehehe. "Mau digadaikan berapa? Sini lihat surat-suratnya...tapi aku nggak bisa ngasih wakt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD