Pertanyaan Windy

1803 Words

Tidak terasa, waktu pun terus berlalu. Saat ini, waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, Fandy pun sudah terlelap di atas sofa yang terdapat di ruang rawat inap itu. “Windy, ini sudah malam. Mama harus pulang dulu bawa anak-anak. Kasihan anak-anak sepertinya sangat lelah. Apa lagi Langit dan Mentari besok harus kembali sekolah,” ucap Santi. “Nek, boleh nggak kalau Tari besok minta libur dulu. Tari masih mau di sini sama umi.” Mentari langsung memeluk sang ibu. Putra mendekat, “Sayang … Umi itu belum sembuh betul. Kalau Tari, Langit dan Fandy di sini, ruangan ini akan ramai dan kasihan umi tidak akan bisa istirahat dengan tenang. Kalau Tari memang sayang sama umi, Tari harus pulang sama nenek ya. Shalat tepat waktu lalu doakan yang terbaik untuk umi.” “Tapi Tari masih mau sama umi,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD