Bab 11. Perkara Mobil Angkut

1087 Words

"Sudah semua kan? Tidak ada yang ketinggalan." Tanya Brina. Malam ini dia sengaja menginap di rumah Kayla untuk membantu sahabatnya berkemas. "Sudah semua harusnya." Bertolak pinggang Brina menghela nafas panjang. "Barang kamu sedikit sekali. Nanti di rumah baru apa sudah ada perabotan dan peralatan memasaknya? "Hem, sudah ada. Bang Suli bilang gia tinggal pindah saja, kamar gua juga sudah ada kasurnya. Tapi..." Kayla menjeda ucapannya ragu perlu memberitahu Brina atau tidak. "Ck, pasti ada yang belum kasih tahu ke gua soal rumah itu kan." Ucap Brina melotot galak seperti ibu-ibu sedang menginterogasi anaknya saja. Kayla malah meringis, Brina memang paling tahu apapun tentang dia. "Katanya yang bakal tinggal serumah sama gua itu cowok. Tapi dia selalu bangun siang dan pulang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD