Sesuai dengan apa yang Rio rencanakan, mereka bertiga kembali berkumpul di depan pintu masuk kantor pusat yang masih tertutup itu. Astri dan Jina sudah berada di sana sebelum Rio, keduanya hanya berbincang santai dan menyamarkan kesan curiga pada siapapun yang melihat mereka. Sampai di mana Rio kembali menemui keduanya dengan tas yang besar yang ia bawa dari kamar Luis, membuat Jina dan Astri saling menatap. “Apa tidak sebaiknya kamu menyimpan tas itu terlebih dahulu Rio? Kita tidak mungkin membawa tas itu masuk ke dalam Kantor pusat yang akan memberikan kesan curiga kepada…” “Aku tetap akan membawa ini, jika kau sudah mendapatkan Passcode nya… Cepatlah buka pintu ini.” Jina terdiam saat Rio memotong ucapannya tentang tas yang Rio bawa itu, yang membuat Jina akhirnya berbali dan meneka

