MMSK-25

1477 Words

Genap dua belas hari Selena tinggal di rumah perkebunan milk Dev yang berada di Puncak. Damai, tenteram dan pastinya dia merasa sangat nyaman berada di daerah yang sejuk dan bebas dari polusi perkotaan. Akhir-akhir ini yang membuatnya makin betah ialah karena di sepanjang halaman rumah ditanami berbagai macam tanaman bunga. Mbok Ratih dan sang suaminya lah yang menanamnya sejak lama. "Mbok, Selena boleh tanya, gak?" Selena bertanya disela-sela dia membantu Mbok Ratih menyiram bunga-bunga di halaman belakang rumah. Rutinitas paginya yang baru semenjak tinggal di rumah itu. Mbok Ratih menoleh. "Boleh, dong, Non. Mau tanya apa silakan," sahutnya sambil melanjutkan pekerjaannya. Selena terlihat berpikir sebentar, karena yang ingin dia tanyakan ada sangkut pautnya dengan Dev. "Selena cum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD