"Kamu gugup?" Dev menggenggam tangan Selena begitu erat, hingga darah gadis itu turut berdesir hangat. Keduanya baru saja tiba di sebuah hotel bintang satu yang ada di ibu kota. Berjalan memasuki lobby yang terlihat begitu ramai. Selena mendongak, menatap sang suami yang malam ini terlihat makin memesona. Balutan jas hitam serta tatanan rambut yang selalu tampil rapi, mampu menutupi usia Dev yang terbilang tak lagi muda. "Sedikit, Dad," jawab Selena, meringis kikuk, dan sontak mengundang tawa Dev. "Gak usah takut. Daddy gak akan macem-macemin kamu. Kita ke sini cuma mau makan malam. Sama ...." Ucapan Dev terjeda seraya memelankan langkah saat tiba di depan meja resepsionis. "Sama a—" "Selamat malam Pak Dev." Sambutan dari resepsionis membuat Selena urung melanjutkan pertanyaan berb

